" Tiada Hari Tanpa Niat dan SEMANGAT " jadikan semua masalah adalah ujian menuju sukses yang permanen mari bersama menjaga lingkungan dan alam ini untuk keberlangsungan hidup kita di bumi ini.
Kamis, 28 Juli 2016
Yoook kumpulkan dollar..(teruji dan dibayarkan)
STOP rokok untuk si buah hati 
MENU
stop rokok untuk si buah hati

Dari SD kelas 4 mulai merokok…banyak proses dan banyak cerita dari sembunyi2 sampai merokok bebas di depan ortu udah di alamin semua, sebuah pengalaman yang sulit terlupakan…bagaimana kerasnya akan kemauan untuk berhenti merokok selalu saja ada kendala..dan akhirnya tetap kembali merokok…
yang paling berperan dan berkesan dalam proses berhenti merokok memang tidak lain dan tidak bukan peran istri tercinta saya. tidak seperti wanita yang lain dalam mengkampanyekan tentang bahaya rokok, tingkah laku dan keseharian yang selalu memberikan kasih sayang membuat saya letih dan luluh untuk berhenti merokok..saya pikir saya akan tidak bisa buat berhenti merokok ternyata tuhan masih sayang dengan jiwa dan raga ini…
Tak mudah buat berhenti merokok,,tapi saya yakin tema-teman pasti bisa buat berhenti…terbayang dulu cerita singkat berhenti merokok..akan ketakutan dari dosa bunuh diri…yang udah dijelaskan akan di benci dan dosa besar dalam setiap ajaran agama…melihat hal tersebut..jiwa dan hati kecil mulai berpikir…sekarang arti luas bunuh diri secara singkat atau pun perlahan apa beda nya..menggantung diri tentunya mati dalam waktu itu juga sedengkan bunuh diri dalam hal merokok adalah membiarkan seacara perlahan lahan racun masuk kedalam tubuh ini…yang setiap tahun akan mengahncurkan tubuh indah kita… Dari pemikiran yang masih dangkal tersebut…sepertinya saya harus berubah..di mulai dengan menghentikan membunuh diri sendiri secara perlahan dengan stop rokok… Memang tidak selalu bisa rayakan atau di banggakan oleh setiap orang untuk bisa berhenti merokok…namun yang selalu saya ingat bahwa “kita berhenti merokok bukan untuk kebanggan atau pun sebuah setatus sosial namun kita berhenti merokok karna kita sadar, sadar dan sadar terus menerus bahaya akan rokok.”
…sampai ke titik akhir januari 2010 melepaskan panas api rokok di bibir ini sebenarnye kekuatan dan niat yg besarlah kita bisa stop rokok…alhamdulillah…
selamat hari bebas tembakau…mari stop rokok..
” Tiada Hari Tanpa Niat dan SEMANGAT “
Minggu, 24 Juli 2016
Seputar Kebakaran Hutan Dan Lahan (KARHUTLA)
Karhutla Monitoring System (KMS)
- Pencegahan: menyediakan analisa untuk memprediksi kejadian kebakaran hutan dan lahan.
- Pengawasan: menginformasikan data paling mendekati waktu sesungguhnya di lapangan dan menyeleksi informasi kepada pemangku kepentingan tertentu untuk mengendalikan api.
- Penegakan hukum: menyediakan data berbasis fakta dan informasi seputar pelanggaran kebakaran hutan dan lahan untuk ditindaklanjuti secara hukum.
- Data di atas diambil dari NASA yang menggunakan instrumen MODIS (MODerate Resolution Imaging Spectroradiometer) yang terpasang di satelit Terra (EOS.AM)
- Data dalam KMS diperbarui setiap 1 jam sekali, dimana setiap jam data yang ditampilkan merupakan agregat data selama 24 jam terakhir.
- Data dalam KMS mengacu pada Waktu Indonesia Barat.
- KMS dapat diakses dari mana pun sepanjang terhubung dengan internet.
- Luas Ruang Situasi +/- 30 m2.
Seputar wisata KAL-BAR


Sumber

Sumber

Sumber

Sumber

Sumber

Sumber

Sumber

Sumber

Sumber
Mari mengenal sejarah
Biografi Douwes Dekker - Tokoh Pejuang Kemerdekaan Indonesia
Douwes Dekker terlahir dari keluarga yang berada. ayahnya bernama Auguste Henri Edoeard Douwes Dekker yang bekerja sebagai agen di sebuah bank ternama yang bernama Nederlandsch Indisch Escomptobank. Kemudian Ibunya bernama Louisa Neumann, orang Belanda yang memiliki darah keturunan Indonesia.
Douwes Dekker diketahui memiliki saudara berjumlah tiga orang. Pendidikan Douwes Dekker pertama kali dimulai kota Pasuruan. Tamat dari sana, ia kemudian masuk di HBS di Surabaya, namun tidak lama disana, orang tuanya kemudian memindahkannya ke sekolah elit di Batavia yang bernama Gymnasium Koning Willem III School. Selepas lulus dari sana, ia kemudian diterima bekerja di kebun kopi di wilayah Malang, Jawa Timur. Disini, beliau kemudian melihat bagaimana perlakuan semena-mena yang dialami oleh para pekerja pribumi di kebun kopi tersebut.
Tindakan semena-mena tersebut membuat Douwes Dekker kemudian biasa membela para pekerja kebun tersebut yang membuat ia cenderung dimusuhi oleh para pengawas kebun yang lain. Hingga membuat ia kemudian berkonflik dengan managernya yang pada akhirnya Douwes Dekker kemudian dipindahkan ke perkebunan Tebu namun ia kemudian tidak lama bekerja disana sebab ia kembali berkonflik perusahaannya karena masalah pembagian irigasi antara perkebunan tebu dan para petani padi diwilayah tersebut yang pada akhirnya membuat ia dipecat dari pekerjaannya.
Setelah dipecat dan menjadi seorang pengangguran, ibunya Louisa Neumann kemudian meninggal dan menyebabkan Douwes Dekker kemudian depresi. Ia kemudian meninggalkan Hindia Belanda dan kemudian ke Afrika Selatan menerima tawaran pemerintah kolonial Belanda untuk ikut berperang dalam perang Boer melawan Inggris pada tahun 1899 dan Di Afrika Selatan, ia bahkan sempat menjadi warga negara disana dan membuat saudaranya yang lain menyusulnya kesana.
Namun Douwes Dekker kemudian ditangkap dan sempat dipenjara disana. Ia kemudian berkenalan dengan sastrawan India yang kemudian membuka pendangan Douwes Dekker mengenai perlakuan semena-mena pemerintahan kolonial Belanda pada masyarakat pribumi. Douwes Dekker kemudian kembali ke Hindia Belanda (Indonesia) tahun 1902. Ia kemudian bekerja sebagai seorang wartawan di koran bernama De Locomotief, karena keahliannya dalam membuat laporan mengenai peperangan.
Tahun 1903, ia kemudian mempersunting seorang wanita keturunan Jerman-Belanda bernama Clara Charlotte Deije yang memberinya lima orang anak. Selama menjadi wartawan di koran De Locomotief, ia banyak mengangkat mengenai kasus kelaparan di wilayah Indramayu. Tulisan-tulisannya sebagai jurnalis banyak mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial.
Saat Douwes Dekker menjadi staf di sebuah majalah bernama Bataviaasch Nieuwsblad di tahun 1907, tulisan-tulisannya condong membela bangsa pribumi dan semakin banyak menkritik pemerintah kolonial Belanda. Salah satu tulisannya yang terkenal yaitu "Hoe kan Holland het spoedigst zijn koloniën verliezen?" yang berarti "Bagaimana caranya Belanda dapat kehilangan koloni-koloninya".
Tindakannya tersebut membuat Douwes Dekker menjadi target dari inteljen pemerintah kolonial Belanda. Douwes Dekker juga memberikan tempat tinggalnya saat itu sebagai tempat untuk berkumpulnya para kaum pergerakan ketika itu seperti Sutomo dan Cipto Mangunkusumo. Banyak yang menganggap bahwa berkat bantuan Douwes Dekker, organisasi Budi Utomo sebagai organisasi nasional pertama ketika itu dapat berdiri.
Melihat adanya diskriminasi oleh pemerintahan kolonial Belanda ketika itu terhadap kaum pribumi terutama di bidang pemerintahan dimana banyak posisi-posisi penting di pemerintahan di jabat oleh orang Belanda dan untuk kaum pribumi sendiri hanya dijadikan sebagai pegawai rendahan karena faktor pendidikan. Melihat hal tersebut, Douwes Dekker kemudian memberikan sebuah ide mengenai sebuah pemerintahan Hindia Belanda yang dijalankan oleh para penduduk pribumi asli.
Idenya tersebut ia sampaikan kepada partai Indische Bond dan Insulinde yang ketika itu anggota berasal dari kaum pribumi disamping itu ia juga berharap dari idenya tersebut kedua partai tersebut dapat bergabung. Ide Douwes Dekker tersebut kemudian disambut hangat namun hanya segelintir orang saja yang menyambut idenya tersebut.
Pada tanggal 25 Desember 1912, Douwes Dekker bersama Suwardi Suryaningrat dan dr. Cipto Mangunkusumo kemudian mendirikan sebuah partai politik yang berhaluan nasionalis pertama yang bernama Indische Partij dan dalam waktu yang tidak terlalu lama, partai ini dapat menghimpun anggota hingga mencapai 5000 orang dan sangat populer dikalangan pribumi Indonesia.
Berkembang pesatnya Indische Partij sebagai partai politik nasional pertama membuat pemerintah Belanda kemudian mencurigai gerak-gerik dari partai ini, ada yang menuduh partai ini anti-kolonial dan bertujuan agar Indonesia dapat merdeka dari tangan Belanda sehingga di tahun 1913, Partai Indische Partij akhirnya dibubarkan oleh pemerintah kolonial Belanda dan para pendirinya yaitu Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat dan dr. Cipto Mangunkusumo
Jumat, 15 Juli 2016
Suami Istri Harus Berusaha Agar Selalu Bersama Dalam Suka Maupun Duka
ISTRI SOLEHAH, PERNIKAHAN
Kebahagiaan suami adalah kebahagiaan istri, kesedihan suami merupakan kesedihan istri juga. Oleh karena itu, hendaknya suami istri selalu bersama dalam suka maupun duka, dengan demikian beban yang dirasakan akan terasa ringan, karena adanya kebersamaan dan seorang pendamping yang selalu menemani dalam suka maupun duka.
Sebagai teman hidup, semestinya suami istri adalah dua sahabat yang bisa berbagi dalam suka dan duka. Tapi, ternyata begitu banyak pasangan suami istri yang bahkan untuk mengungkapkan perasaan begitu susahnya, apalagi untuk bersahabat.
Sahabat adalah orang dekat dihati kita. Banyak hal-hal menyenangkan yang bisa kita dapatkan dari dia, karenanya mudah saja kita berbagi canda dan tawa dengan dirinya.
Dia adalah orang yang mudah kita ajak bicara untuk semua, atau paling tidak untuk sebagian besar masalah kita. Siap menerima semua keluh kesah kita dan acapkali memberi solusi yang terbaik untuk permasalahan yang kita hadapi.
Untuknya kitapun akan melakukan hal yang sama. Dengan rela kita sisihkan waktu untuk mendengar semua ceritanya, suka maupun duka. Bila dia perlu pertolongan, dengan atau tanpa diminta tangan kita akan terulur untuknya. Dia nyaman bersama kita dan kita pun nyaman bersamanya.
Dengan hubungan semacam itu, banyak orang yang bisa menjalani langkah hidup yang lebih baik lantaran memiliki sahabat yang selalu peduli padanya. Alangkah indahnya bila pola persahabatan semacam itu bisa diterapkan dalam kehidupan rumah tangga, suami istri adalah dua sahabat yang saling menyayangi, saling berempati, saling menerima dan memberi, dalam keadaan suka maupun duka dalam biduk rumah tangga.
"Namun sayang, tidak semua pasangan suami istri mampu menerapkan pola persahabatan seperti diatas."
Banyak hal yang berpengaruh dalam masalah ini, kecakapan dari suami istri dalam membina persahabatan, pola komunikasi yang dikembangkan dalam rumah tangga serta model yang dianut dalam hubungan suami istri sangat mempengaruhi.
Hubungan suami istri kadang menganut model bagai hubungan antara atasan dan bawahan, manajer dan karyawan. Perasaan setara, kesamaan dan kebersamaan sebagai dasar terbentuknya persahabatan tidak ada sama sekali. Maka, jangankan berbagi cerita, mengungkapkan satu hal kecil saja sangat sulit karena adanya batasan hirarki, adanya hambatan komunikasi.
"Lalu kemana suami atau istri dapat mengungkapkan segala keluh kesahnya, gundah gulananya?"
Kalau tidak bisa menjadikan pasangan hidup sebagi sahabat, harus dipahami apa yang menjadi prinsip hidup sebagai sahabat, harus dipahami apa yang menjadi prinsip dari persahabatan.
Prinsip persahabatan antara suami istri adalah sama dengan dengan orang lain. Intinya adalah pada penerapan peinsip ukhuwah islamiyah yaitu saling membantu, saling tolong menolong, saling mengingatkan, saling menghibur, tidak mencari-cari kesalahan, dipenuhi dengan rasa saling ingin memberi dan penuh kasih sayang.
Agar pernikahan bisa memberi rasa aman dan nyaman bagi suami istri juga anak-anaknya, sudah selayaknya bila setiap pasangan suami istri terus berusaha membangun iklim persahabatan yang mesra diantara keduanya. Perjalanan tidak selamanya mulus, banyak jalan yang terjal, berliku dan berlobang, tapi kita harus yakin bahwa selama ada niat, usaha dan do'a, Insya Allah kita akan sampai ke tujuan, yaitu keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.
Senin, 11 Juli 2016
7 cara meraih sukses dalam bekerja
1. Kerja Cerdas dan kerja keras.
Keberhasilan tidak hanya dibangun dengan kerja cerdas atau kerja keras saja. Menurut Michael Moroney, orang sukses memang bekerja dengan cerdas, tetapi juga sekaligus bekerja keras. Keduanya harus dikombinasikan. Tidak mungkin bisa sukses hanya dengan salah satunya.
2. Meningkatkan produktivitas kerja.
Jika anda bekerja untuk memperoleh gaji, lalu apa yang akan anda berikan kepada atasan atau perusahaan? Kontribusi anda. Ya, anda harus memberikan kontribusi. Sudah merupakan konsekuensi logis seorang pekerja memberikan kontribusi kepada atasan atau perusahaan. Semakin besar kontribusi akan semakin bagus pula untuk kesuksesan anda.
3. Berpikir positif.
Tentu ada banyak hal yang tidak sesuai dengan keinginan saat bekerja. Mulai dari pekerjaan yang tidak sesuai dengan keahlian/kemampuan yang kita miliki, gaji kecil, rekan-rekan yang menjengkelkan dan sebagainya. Saat anda mempermasalahkan hal ini, maka akan memperburuk semangat dan prestasi kerja. Semua orang mengalami hal ini. Bedanya hanya soal menyikapinya saja. Tetaplah berpikir postif.
4. Selalu optimis.
Optimis saja bahwa anda mampu melakukan dan menyelesaikan tugas-tugas berat yang diberikan. Semakin tinggi jabatan/kedudukan anda, maka semakin berat tugas dan tanggung jawabnya. Jika anda tidak percaya diri, jangan berharap orang lain atau pimpinan akan percaya pada anda.
5. Memiliki semangat dan motivasi.
Bekerjalah dengan penuh semangat, penuh motivasi. Atasan atau perusahaan lebih menyukai pekerja yang memiliki semangat dan motivasi tinggi. Apalagi jika mau memberikan jabatan/kedudukan, tidak mungkin diberikan kepada pekerja yang tidak memiliki semangat dan motivasi. Tingkatkan semangat dan motivasi anda.
6. Tidak mudah menyerah.
Memiliki sikap tidak mudah menyerah menghadapi situasi sesulit apapun. Dalam dunia kerja, suatu saat pasti akan dihadapkan pada masalah-masalah sulit, memerlukan kerja keras dan memeras otak untuk menghadapi dan menyelesaikannya. Jika anda mampu melampaui situasi ini, maka anda layak sukses dalam karir.
7. Disiplin kerja.
Tidak ada orang sukses dalam bekerja tanpa memiliki disiplin, karena displin merupakan modal dasar untuk meraih sukses. Disiplin adalah sikap taat dan patuh terhadap aturan-aturan yang ditetapkan dan terhadap komitmen, baik dengan diri sendiri ataupun institusi. Jika dikaitkan dengan tujuan institusi, maka disiplin merupakan upaya menyesuaikan diri dengan aturan institusi sehingga target yang ditetapkan tercapai. Jadi, tingkatkan disiplin kerja anda.
Demikian artikel tentang 7 cara meraih sukses dalam bekerja, semoga bermanfaat. Terima kasih..




